SET adalah jenis permainan yang terlihat mudah sampai Anda menyadari bahwa Anda sedang mengerjakan geometri tingkat lanjut bahkan tanpa berusaha. Ini sederhana. Itu menipu. Dan ini sangat matematis.

Setiap kartu di dek bervariasi dalam empat ciri khusus:

  • Bentuk: Oval, coretan, atau berlian
  • Warna: Merah, hijau, atau ungu
  • Warna: Solid, bergaris, atau bergaris
  • Hitungan: Satu, dua, atau tiga simbol

Anda mengeluarkan 12 kartu. Tugas Anda adalah menemukan SET di antara mereka. Satu SET terdiri dari tiga kartu. Agar suatu grup dapat dihitung, setiap atribut harus semuanya sama atau berbeda.

Ambil contoh ini. Satu kartu memiliki oval merah solid. Yang berikutnya memiliki dua berlian hijau bergaris. Yang ketiga memiliki tiga coretan ungu bergaris. Mereka tidak mirip satu sama lain. Namun mereka membentuk SET yang valid. Mengapa? Karena untuk setiap sifat, kartunya berbeda-beda. Tidak ada dua kartu yang memiliki nilai bentuk, warna, corak, atau angka yang sama.

Aturan dari penciptanya sangat jelas: “Jika dua… dan satu tidak, maka itu bukan SET.”

Logika ini tidak diambil begitu saja. Ia lahir pada tahun 1974. Marsha Jean Falco, seorang ahli genetika populasi, perlu memvisualisasikan data yang kompleks. Dia menggambar simbol pada kartu untuk mewakili kombinasi genetik. Latihan ini membantu penelitiannya. Ternyata menyenangkan juga.

Teman-teman dan keluarganya ikut bermain. Mereka mendorongnya untuk menjualnya. Pada tahun 1990, game ini hadir di toko-toko AS. Itu meledak. Saat ini, ratusan ribu eksemplar beredar.

Permainan ini mencakup generasi. Turnamen menarik pemain mulai dari usia enam tahun hingga senior. The New York Times menjalankan versi online setiap hari. Anda bisa memainkannya di smartphone. Anda dapat memainkannya di iPad.

Pada intinya, SET mengandalkan teori himpunan. Cabang matematika ini mempelajari hubungan antar himpunan dan dimulai pada akhir tahun 1800-an. Memainkan permainan mempertajam pengamatan. Ini mengajarkan pemecahan masalah.

Para peneliti bahkan menghubungkan struktur permainan dengan pengkodean komputer dan penyederhanaan geometris. Kedengarannya menakutkan pada awalnya. Tidak. Setelah Anda melihat polanya, aturannya diklik.

Kami telah membahas dasar-dasarnya. Langkah selanjutnya adalah menguasai permainan. Tips dan puzzle 12 kartu akan kami bagikan di halaman berikutnya.

Mengapa SET adalah Pokok Pelatihan Otak

Jika Anda ingin menjadi lebih baik di SET®, Anda tidak hanya bermain-main. Anda mengasah tiga otot kognitif tertentu: konsentrasi, pengenalan pola, dan berpikir cepat. Game ini memaksa keterampilan ini untuk diterapkan setiap kali Anda mengambil kartu.

Ini bukan hanya tentang kecepatan. Ini tentang neurologi. Memainkan SET membangun koneksi antara belahan otak kanan dan kiri. Mereka bermitra untuk mengevaluasi, mengurutkan, dan mencocokkan gambar di kartu. Anda juga tidak memerlukan pasangan untuk mendapatkan manfaat ini. SET dapat dimainkan sendiri, menjadikannya latihan yang nyaman untuk materi abu-abu Anda.

Aplikasi Kelas dan Klub

Tapi ini bukan hanya latihan sendirian. Banyak orang dapat bermain secara bersamaan, berlomba untuk menemukan SET terbanyak dalam waktu sesingkat-singkatnya. Keunggulan kompetitif membuat para pemain tetap waspada.

Selain permainan kasual, game ini memiliki akar akademis yang serius. Beberapa pertemuan klub matematika diselenggarakan sepenuhnya berdasarkan hal tersebut. Guru menggunakannya di ruang kelas, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Tujuannya? Untuk mendorong siswa mengasah keterampilan berpikir mereka dan mendapatkan pemahaman langsung tentang teori matematika.

Dengan menggunakan kartu, siswa dapat mengerjakan teori himpunan dan operasinya. Ini mencakup konsep-konsep seperti kesatuan, perpotongan, komplemen, dan perbedaan simetris. Ini mengubah matematika abstrak menjadi sesuatu yang nyata.

Aturan Keterlibatan

Jadi, bagaimana sebenarnya cara bermainnya?

Bagikan spread 12 kartu. Jika spread tersebut tidak mengandung SET apa pun, tiga kartu tambahan dapat dibagikan. Diperlukan hingga 21 kartu untuk menemukan satu SET. Semua pemain mencoba mencari SET. Ketika ditemukan, pemain menunjukkannya. SET dihapus, dan tiga kartu baru ditambahkan dari dek.

Jika SET tidak dapat dibuat, tiga kartu lagi ditambahkan. Permainan berlanjut hingga setumpuk 81 kartu habis dan semua kemungkinan SET dibuat. Mungkin ada enam atau sembilan kartu tersisa yang tidak membentuk SET.

Untuk menentukan pemenang di antara beberapa pemain, satu poin diberikan per SET yang ditemukan. Satu dapat dikurangi untuk setiap SET tidak valid yang ditunjukkan. Pemain dengan poin terbanyak di akhir permainan menang.

Keputusan Akhir

Apa pun cara Anda memutuskan untuk bermain SET, satu hal yang pasti: Anda akan mendapatkan latihan mental — disadari atau tidak.

Banyak Informasi Lebih Lanjut